Sponsored Content

Agar Tetap Terasa Hangat, Kenangan pun Perlu Kita Rawat

Sudah ngaku saja, hampir semua kita selalu ingin melupakan kenangan dan ingatan. Terbiasa dicekoki oleh beberapa kalimat mutahir tentang indahnya hidup ketika berhasil melupakan cerita kenangan, apalagi yang membuat sakit hati. Membuat kita lupa, bahwa dulu kenangan-kenangan itu pun pernah membuat kita bahagia, tertawa, walau sering berakhir dengan sendu.

Lalu bagaimana dengan mereka yang justru memilih hal sebaliknya? Ya, ketika sebagian dari kita memilih untuk melupakan kenangan, ada beberapa orang yang malah memilih untuk tetap menjaga dan merawat kenangannya. Barangkali mereka tahu, jika tak semua hal yang sudah berlalu harus dilupakan dan dibuang dari ingatan.

Biar yang Lain Bahagia dengan Melupakan, Tapi Ada Juga yang Justru Senang dengan Menjaga Kenangan

Melupakan kenangan selalu jadi hal yang digadang-gadang untuk hidup yang lebih nyaman. Menatap masa depan, dengan hal-hal baru yang akan kita lakukan. Tapi, haruskah begitu? Bukankah masa lalu juga pernah membuat kita bahagia? Memberi kita arti cinta, hingga pelajaran lain yang juga pastilah ada hikmahnya.

Agaknya kita lupa, jika bahagia dan semua rasa senang tak melulu datang dari sesuatu yang hanya katanya. Terikut-ikut dengan kawan lain hanya demi dianggap serupa, atau melakukan itu karena tak bisa menerima semua cerita? Daripada sibuk memaksa diri untuk buru-buru melupakan semua ingatan, lebih baik bekali diri dengan kemampuan berlapang dada yang lebih besar. Menjadikan semua hal yang terjadi sebagai pelajaran, bukan sesuatu yang harus buru-buru dilupakan.

Tak Berarti Hari Ini, Esok Bisa Saja Jadi Sesuatu yang Kita Cari

Sederhananya begini, dulu saat masih kanak-kanak. Kita pasti susah sekali untuk diminta tidur kala siang hari, namun beranjak dewasa, bisa jadi hal seperti itu jadi sesuatu yang sedang kita ingini lagi. Begitulah kenangan berjalan melakukan tugasnnya dalam ingatan manusia. Jadi sesuatu yang mungkin tak berguna hari ini, tapi kelak berubah jadi sesuatu yang amat dirindukan lagi.

Benar memang, kita tak lagi bisa mengulanginya lagi. Namun, menyimpannya rapat-rapat dalam ingatan pastilah jadi sesuatu yang membahagiakan lagi. Setiap kali rindu, kita hanya perlu membukanya, mengingatnya sebentar lalu tersenyum karena sedang membayangkan. Ya, sesederhana itu.

Lalu, Kalau Menjaganya pun Membuat Senang, Kenapa Harus Dilupakan?

Iya, iya, kami paham. Memang tak semua kenangan jadi sesuatu yang membuat senang. Lebih dari itu, ada pula yang justru membuat hati tak nyaman. Menjadi sesuatu yang ditakuti, hingga berupaya mati-matian agar tak mengingatnya lagi. Tak bisa dipungkiri, susah dan senang selalu datang berbarengan. Begitu pula dengan sedih dan bahagia. Dua kondisi yang berbeda, tapi selalu berhasil jadi sesuatu yang menciptakan tawa kala kita mencoba mengingatnya.

Coba bayangkan, mantan pacar yang sedang berusaha kamu lupakan. Bukankah dulu ia juga pernah membuat senang? Kalau begitu kenapa harus fokus pada hal-hal buruknya? Demi membantumu untuk lebih cepat bahagia. Mengingat-ingat hal baik dari masa lalu kami rasa lebih perlu.

Dengan catatan, kamu paham. Mana yang hanya perlu diingat untuk sekedar jadi memori ingatan, dengan yang memang buru-buru harus ditinggalkan.

Karena Bahagia Tetap Jadi Pilihan, Bukan Diukur dari Seberapa Kuat Kau Melupakan Kenangan

Tak melulu harus percaya pada orang, tidak pula berpatokan dari apa yang dibilang teman. Toh bahagia kita yang ciptakan. Beberapa hal yang kata orang benar, belum tentu baik untuk kita jalankan. Pun begitu sebaliknya, jika kata mereka melupakan kenangan adalah jalan menuju kebahagian, tak ada yang berhak melarang jika kita akan tetap merawat kenangan untuk bahagia yang kita inginkan.

Pahami apa yang kau ingini, lalu belajarlah untuk mewujudkannya dengan cara-cara yang memang kau percayai. Dengan begitu, kau kan temukan bahagia yang memang sedari dulu kau cari keberadaanya.

Susah Payah Tuk Ditemukan, Nyatanya Beberapa Kenangan pun Bisa Kita Bangkitkan

Yap, mengingat kembali kenangan jadi ajang nostalgia yang menyenangkan. Bagaimana dulu kita belajar mengenakan sepatu, hari pertama masuk SMA, memilih jurusan kuliah hingga pada kendaraan yang dulu pernah jadi tungganggan.

Dan jika harus bicara tunggangan, motor bebek barangkali jadi salah satu kendaraan hits pada zamannya. Selain jadi kawan bepergian ke sekolah saat SMA dan boncengan dengan gebetan, kuda besi ini juga mungkin jadi saksi kemana kamu pergi kencan untuk yang pertama kali dengan si dia kan? Maka demi menjaga kenangan itu, kamu bisa melepas rindu dengan motor bebek keluaran terbaru dari Suzuki, yaitu, Suzuki Smash FI.

Dikenal dengan “si gesit yang irit”, kini kuda besi ini hadir dengan tampilan baru yang lebih mumpuni dengan tagline baru “Tarikannya Dahsyat”,roda dua legendaris ini datang dengan tetap mempertahankan keunggulan performa, ketangguhan serta konsumsi bahan bakarnya yang irit.

Tak hanya sekedar ingin mengajakmu mengingat kembali kenangan bersamannya dulu, Suzuki telah melengkapi varian New Smash FI ini dengan mesin 2 katup berpendingin udara yang memiliki kapasitas 113cc. Kemampunnya itu, juga telah mengadopsi teknologi light effiecient dan powerfull (Leap) Technology, maka tak perlu diragukan lagi jika motor ini mampu mengeluarkan tenaga mencapai 6.3 kW atau setara 9.3 PS yang bisa diraih pada putaran mesin 8.000 rpm.

Lahir kembali dengan tagline barunya, bukan berarti Suzuki melupakan warisan kenangan unggulan dari Smash yang lampau. Untuk itulah body dari motor ini, dibuat tetap ramping. Memiliki ukuran panjang 1.910 mm, lebar 690 mm, dan tinggi 1.085 mm, jadi ukuran yang pas untuk seri motor bebek yang kan jadi temanmu bernostalgia.

Jadi untuk apa melupakan kenangan, jika ada kenangan yang bisa dibangkitkan dan membuat senang?

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top