Love & Sex

Ada apa sih di balik “Jangan terlalu Cinta, nanti Jadi Benci, Jangan terlalu Benci nanti Jatuh Cinta” ?

Ada apa sih di balik “Jangan terlalu Cinta, nanti Jadi Benci, Jangan terlalu Benci nanti Jatuh Cinta” -

Nggak sekali dua kali kan ya, kita dengar kalimat ini? Ketika curhat sama sahabat tentang betapa bencinya kita sama seseorang terutama cowok yang tingkahnya nyebelin banget di mata kita, eh, dengan entengnya sohib kita bilang, “hati-hati, ntar lama-lama suka, lho!” sambil cengengesan. Kita pun dengan pedenya menyangkal “Ih, amit-amit, nggak bakalan mungkin aku suka sama dia” lalu beranjak pergi.

Pun sebaliknya, ketika kita begitu menyukai dan mengagumi seseorang, sampai bantalpun jadi sasaran curhat betapa kita merindukan si doi, si kakak yang kebetulan liat kita yang lagi gokil kasmarannya tetiba nyeletuk “Jangan terlalu cinta, ntar jadi benci lho!” dan naas, si kakak pun jadi sasaran empuk lemparan bantal yang kita curhatin tadi.

Awalnya kita cuma mengira kalau kalimat-kalimat yang dilontarkan sohib dan kakak tadi itu cuma guyonan mereka aja ke kita. Alih-alih bosan dicurhatin hal yang sama alias itu lagi itu lagi tiap hari, mereka lantas menggoda kita dengan ungkapan-ungkapan seperti itu. Iya sih, ini memang bukan pertama kalinya juga kita mendengarnya. Ungkapan tersebut seperti resep yang diwariskan turun temurun oleh nenek moyang sebagai salah satu kiat dalam merawat hubungan antar insan.

Sebenarnya kalau mau jujur, disadari atau tidak, kita sudah sering melihat situasi-situasi seperti itu di sekitar kita. Kamu mungkin ingat bagaimana Rangga dan Cinta di AADC yang setengah mati saling benci, berubah menjadi saling tak bisa ke lain hati. Sebaliknya, di kehidupan nyata kita melihat sendiri bagaimana selebritis yang semula tampak seperti Romeo dan Juliet di layar kaca, sekarang saling serang di ranah maya. Tapi karena belum pernah mengalami, agak susah juga buat percaya. Ada keraguan dalam diri kita. Masak iya sih?

Hingga suatu hari.. Dueeeeng… yang mereka bilang ke kita itu kejadian. Semua pun berubah 180 derajat. Yang tadinya teduh jadi panas. Cinta berubah jadi benci. Dan sebaliknya, kebencian yang mulanya membakar dada, tiba-tiba aja jadi menyejukkan, sesejuk embun di pagi hari. Kok bisa ya? Sebelum buru-buru menilai diri kena karma, ternyata ada hal-hal yang perlu kita tau tentang benci juga cinta.

Ketika kita berpikir bahwa Cinta dan Benci adalah dua hal yang saling bertolak belakang. Sesungguhnya ada garis tipis yang menggandeng keduanya. Penelitian membuktikannya.

Adalah Semir Zaki dari University College London yang telah menghabiskan lebih dari satu dekade untuk meneliti ekspresi cinta dan benci. Dengan menggunakan teknik pemindaian otak yang kita kenal dengan Magnetic Resonance Imaging (MRI), Zaki mengamati apa yang terjadi di otak manusia saat merasakan beragam cinta serta benci.

Kepada sukarelawan yang berpartisipasi menjadi objek dalam penelitian ini, Zaki menunjukkan potret orang yang dicintai atau dibenci. Lalu ia memindai otak mereka untuk mengetahui bagian-bagian dari otak yang bereaksi. Dari hasil pemeriksaan tersebut Zaki menunjukkan bahwa cinta dan benci jelas memiliki perbedaan. Tapi yang paling mengejutkan, cinta dan benci juga punya persamaan.

Dari hasil studi yang dipublikasikan dalam 3 makalah terpisah di Neuro Report pada tahun 2000, Neuro Image pada tahun 2004 dan PLOS ONE pada tahun 2008,  Zaki mengungkapkan bahwa cinta dan benci sama-sama mengaktifkan dua bagian otak yang sama, yaitu insula dan pitamen. Kesamaan inilah yang menjadi batas antara Cinta dan benci dan menggandeng keduanya.

Bagian otak yang satu ini tak bisa membedakan mana cinta dan benci.

Insula adalah bagian otak yang aktif ketika ada stimulus yang menyusahkan atau memicu kegelisahan. Stimulus atau penyebab kegelisahan tersebut bisa berupa cinta atau benci. Tapi sayangnya, insula tidak bisa membedakan kegelisahan itu timbul karena cinta atau karena benci. Insula menganggap cinta dan benci sebagai stimulus yang sama. Itulah kenapa, saat rindu karena cinta, atau iri karena benci gelisahnya sama.

Perilaku seseorang yang cinta dan yang benci pun cenderung serupa lho. Suka stalking, misalnya. oops!

Selain Insula, bagian lain yang punya andil yang sama saat seseorang merasa cinta atau benci adalah pitamen. Pitamen berperan merancang tindakan agresif akibat cinta ataupun benci. Perilaku seseorang yang sedang merasakan cinta dengan perilaku seseorang yang sedang merasa benci nyaris serupa, bahkan sulit membedakannya. Misalnya, ketika kamu sedang merasa cinta atau benci, kamu jadi kepikiran terus sama si “dia”. Sedang apa, dimana dan sama siapa. Ujungnya, jadi stalking akun medsosnya buat cari tau tentang aktivitasnya. Hasilnya, yang jatuh cinta, jadi senyum-senyum sendiri. Yang lagi benci, makin menggerutu dalam hati. Ya kan? Hayo ngaku!

Inilah kondisi dimana seseorang sedang berada di wilayah abu-abu (grey area) yang menjadi batas atau titik temu antara cinta dan benci. Persamaan tersebut menunjukkan bahwa cinta dan benci itu dekat. Semakin kuat perasaan cinta yang kamu rasakan maka semakin dekat pula kamu pada garis batas yang memisahkan cinta dan benci. Sedikit saja terpeleset, rasa cinta dapat berubah menjadi benci dalam sekejap. Begitu juga sebaliknya. Semakin benci kamu terhadap seseorang, semakin dekat pula pada kemungkinan kamu jadi jatuh cinta.

Kamu mungkin masih ingat film bollywood yang populer di tahun 1998. Dibintangi oleh aktor rupawan Shahrukh Khan dan aktris jelita Kajol, Kuch Kuch Hota Hai mengisahkan tentang persahabatan yang tidak biasa antara Rahul dan Anjali karena sering diwarnai dengan pertengkaran dan saling ejek. Tak ada hari yang dilewati tanpa berselisih di antara keduanya. Hingga sampai pada satu hari, Rani hadir di tengah-tengah mereka. Bagi Rahul dan Anjali, persaingan dan kehilangan telah merangsang insula dan memaksa pitamen bertindak. Garis batas itupun terlewati. Tanpa disadari mereka sebenarnya telah jatuh hati.

Faktanya, yang serba terlalu memang cenderung nggak baik. Kuncinya? Seimbang. Kita harus bisa mengontrol cinta dan benci.

Pakar neurosains Indonesia, Taruna Ikrar, mengatakan bahwa manusia selalu memiliki dua sisi. Ada harapan, ada kecemasan. Ada keberanian, ada ketakutan. Ada cinta, ada pula benci. Kedua sisi harus seimbang. “Tubuh dan otak kita punya mekanisme kompensasi yang senantiasa memposisikan manusia dalam kondisi seimbang, berupa rasionalitas. Kalau mekanisme ini tidak seimbang, outputnya adalah penyakit berbahaya” katanya.

Cinta yang berlebihan membuat manusia menjadi tidak  rasional, kurang perhitungan. Cinta yang seperti itu tidak memberdayakan tetapi malah merugikan. Begitu pula dengan benci. Akibat peningkatan serotonin dan kyuronic dalam jumlah besar, kebencian akan membuat kita menjadi depresi, selalu cemas, dan muncul pembelaan ego yang menyebabkan rasa kebencian semakin meningkat. Dalam keadaan seperti ini level dopamin dan endorfin yang berefek melegakan dan membahagiakan jadi menurun.

Tampaknya petuah nenek moyang memang bukan sembarang petuah. Supaya hubungan tetap langgeng, kalau cinta jangan terlalu cinta, Kalau benci jangan terlalu benci. Supaya nggak terjebak di area abu-abu antara cinta dan benci, kita harus bisa mengontrol cinta dan benci. Mari kita coba analisa sejenak perasaan yang kita rasakan. Kenali perbedaan diantara keduanya dengan melibatkan rasionalitas. Berikut perbedaan mendasar antara Cinta dan Benci:

  • Meski sama-sama bikin jantung berpacu kencang, cinta merupakan emosi yang positif (positive emotion) sedangan benci adalah emosi negatif (negative emotion)
  • Cinta bisa menerima hal-hal dengan pikiran terbuka (open-mindedness). Benci hanya mementingkan pendapatnya sendiri (myside bias)
  • Cinta memiliki hubungan sosial yang baik (social connection). Benci sebaliknya, menjadikan seseorang cenderung mengasingkan diri (alienation)
  • Cinta menumbuhkan toleransi (tolerance) sementara benci menumbuhkan prasangka (prejudice)
  • Cinta membangun kepercayaan (trust), benci menyebar ketakutan (fear)
  • Cinta penuh pengertian (understanding), sementara benci cenderung tidak peduli (ignorance)
  • Cinta memberi penghargaan dan pemaknaan terhadap perkembangan diri (self-esteem, self compassion). Benci cenderung merasa nggak nyaman dengan diri sendiri (personal insecurities)
  • Cinta mampu memaafkan (forgiveness). Benci mendorong keinginan untuk balas dendam (vindictiveness).

Tak mudah memang mencoba menyeimbangkan antara cinta dan benci. Sebagian dari kita mungkin masih terjebak diantaranya. Seperti Russian Red dalam lagunya I Hate You But I Love You.

I hate you but I love you
I just can’t take how beautiful you are
I hate to say this but my eyes go blind
I hate you but I love you
My favourite song becomes a healing sign
I hate to say this ’cause my heart goes blind

 

Jadi, Kamu Cinta atau Benci?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kalau urus rumah bisa telaten, mestinya urus mobil juga bisa

mobil ths

Dibanding dahulu, saat ini makin banyak perempuan yang beraktivitas menggunakan mobil sendiri. Tapi sayangnya untuk urusan merawat mobil, perempuan memang sering dianggap remeh. Maklum, dunia otomotif banyak yang mengklaim sebagai dunia laki-laki dan perempuan tidak mengerti apa-apa.

Tapi sebagai perempuan mandiri dan cerdas, kita tak mau membiarkan anggapan ini terus ada bukan? Karena itu ada baiknya kita memahami seluk beluk tentang perawatan mobil. Tak perlu yang terlalu rumit, karena kita cukup memahami hal yang kemungkinan perlu dihadapi sehari-hari.

Pelajari Cara Mengganti Ban, Karena Kamu Pasti Membutuhkan Itu Kelak

Hal pertama yang harus dilakukan untuk perawatan ban adalah dengan memeriksa tekanan angin pada ban sebelum melakukan perjalan. Coba berjalan berkeliling mobil untuk melihat apakah ada ban yang bentuknya berbeda dari lainnya. Cara lainnya adalah dengan membeli alat pengukur tekanan ban. Kemudian membaca di buku manual mobil kamu, berapa tekanan ban yang seharusnya.

Hal kedua, kamu harus memahami ada dua jenis ban. Satu menggunakan ban dalam dan satunya lagi tubeless. Untuk jenis pertama, ban akan langsung kempis begitu terkena benda tajam. Sementara ban tubeless akan kempis secara perlahan. Jadi kalau kamu sering mengisi angin karena ban sering terlihat kempis. Coba periksakan ke tambal ban, jangan-jangan ada paku yang menempel.

Meski sudah melakukan pencegahan, ada kalanya kamu akan dihadapkan dengan kempisnya ban di tengah jalan

Karena itu cobalah untuk mempelajari cara mengganti ban dengan cadangannya. Yang perlu kamu pahami adalah letak dongkrak dan kunci roda, cara mengoperasikan dongkrak dan kunci roda, serta posisi paling tepat untuk menaruh dongkrak ketika mengangkat mobil. Minta kawan yang lebih paham untuk mengajari ini.

Jangan Cuma Bisa Jalan, Pastikan Mobilmu Kalau Direm Bisa Berhenti

Salah satu mimpi buruk dari setiap pengendara itu adalah rem blong. Jangan sampai itu terjadi pada kita. Karena itu kita harus memeriksa sistem rem mobil kita. Hampir setiap mobil, sistemnya hidrolis alias menggunakan cairan minyak.

Karena durasi penggunaan bisa saja jumlah minyak ini berkurang. Atau malah berkurang karena terjadi kebocoran. Di beberapa kendaraan kurangnya minyak rem ini bisa terlihat dari indikator khusus di dashboard mobil. Tapi untuk memastikan lihat secara manual ke tempat penyimpanannya di dalam ruang mesin. Mudah terlihat kok.

Ibarat Darah, Kamu Harus Periksa Oli Mobil Secara Berkala

Mobil jenis apapun pasti membutuhkan oli untuk melumasi bagian dalam mesinnya. Selain jumlahnya yang harus selalu sesuai standar pabrik, setiap oli juga punya usia pakai. Biasanya diantara 5000 sampai 10000 kilometer pemakaian sudah harus ganti oli.
Jadi perhatikan jarak perjalanan yang tercatat di odometer di dashboard. Jika sudah melewati jarak tersebut, segera ganti olimu. Tidak ada salahnya juga sesekali untuk memeriksa oli melalui oli stick yang ada di ruang mesin.

Bentuknya berupa batang yang bisa dicabut dari mesin. Dari situ kita bisa melihat batas minimum-maksimum dan kondisi oli apakah masih bening atau sudah menghitam.

Ibarat Pepatah Sedia Air Wiper Sebelum Hujan

Ini adalah yang paling sering diabaikan. Ketika berkendara kita terkadang membutuhkan air untuk membasahi kaca depan atau belakang. Jika tidak diperiksa secara rutin, bisa jadi air ini habis ketika sangat dibutuhkan. Karena itu coba longok ruang mesin, dan lihat secara kasat mata posisi air wiper.

Jangan Sampai Mobilmu Mogok Karena Aki Yang Soak

Terdapat dua jenis Aki yang harus kamu pahami. Pertama adalah aki kering yang bisa dibilang tak perlu perawatan. Sementara yang kedua adalah aki basah. Untuk tipe kedua ini, kamu harus sering melihat secara fisik aki apakah airnya masih di atas jumlah minimum. Jika kurang, segera tambahkan.

Perlu diingat setiap aki punya usia pakai. Tulis di badan aki kapan terakhir kali kamu mengganti aki. Karena umumnya usia aki berkisar antara 1-2 tahun.

Service Rutin Itu Harus, Malas Antri? Panggil Montir Saja Ke rumah

auto2000 ths

Di luar hal-hal sederhana tadi, tentunya masih banyak hal lainnya yang perlu dilakukan untuk menjaga mobil kita di performa terbaiknya. Tapi tentunya ada orang yang lebih memahami hal tersebut. Karena itu kita harus secara rutin melakukan service berkala.

Masalahnya pergi ke bengkel itu terkadang menyita waktu. Belum lagi kalau harus antri berjam-jam. Tapi bukan berarti kita jadi tak melakukan service bukan? Cukup kita panggil saja layanan service ke rumah.

Kamu bisa mencoba Toyota Home Service (THS) misalnya. THS itu salah satu fasilitas pelayanan dari Auto2000 yang dapat melakukan servis kunjungan di tempat kamu, baik di kantor atau di rumah, dengan tujuan memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan Toyota yang tidak sempat datang ke bengkel. Items pekerjaan yang dilakukan pada THS bersifat perawatan berkala, serta penanganan kondisi darurat.

Layanan THS ini meliputi ganti oli, engine tune up, servis berkala internal, servis berkala eksternal, pemasangan aksesori, perbaikan non berkala, pemeriksaan gas buang dan lainnya. Pemesanannya pun mudah bisa melalui telefon, booking THS via online di sini atau dengan mengunduh aplikasi Auto2000 melalui Play Store (Android) serta iTunes (iOS).

Hal paling pentingnya juga bagi kita perempuan, selain menghemat waktu untuk pergi ke bengkel resmi, layanan THS ini tidak dikenakan biaya kunjungan, harga jasa dan suku cadang sama dengan di bengkel serta garansi servis sama dengan di bengkel. Jadi sama hematnya bukan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Kamu Cinta Dia, Tapi Orang Tua Berkata Tidak

restu orang tua

Rasa sayang dan cinta adalah anugrah Tuhan yang tidak pernah terbantahkan. Kamu nggak akan pernah tau kapan kamu dilanda rasa jatuh cinta kepada seseorang, bahkan dengan siapa. Yang kamu tau sindrom merah muda itu telah meliputi hati kamu, dan kamu enggan untuk kehilangan dia. Hidup yang kamu rasakan saat ini lebih berwarna dan bahagia ketika dia hadir. Kamu ingin selalu bersamanya hingga maut memisahkan.

Namun bagaimana jika sebelum maut itu datang kamu dan pasanganmu terancam putus, bukan karena ego kalian, bukan karena sudah tidak cocok satu sama lain, atau bukan karena rasa cinta itu sudah hilang. Hubungan cinta kalian bisa saja berakhir, karena ada orang lain yang menghalanginya. Orang ini adalah lingkup terdekatmu sebelum mengenalnya. Mereka adalah orang tuamu, yang enggan menerimanya dan merasa bahwa pasanganmu tidak pantas bersanding dengan kamu sebagai teman hidupnya.

1. Mereka Hanya Belum Mengenalnya, Jadilah Perantara Mereka Mengenal Pasanganmu.

Pepatah bilang tak kenal maka tak sayang. Sepertinya hal ini berlaku untuk apa saja dan siapa saja, termasuk orang tuamu. Ketika restu tidak ada ditangan, mungkin karena mereka belum kenal seperti apa pasangannya. Sebagai orang tua pasti ada ke khawatiran kepada anaknya dan ingin anaknya mendapatkan pasangan yang terbaik.

Karena keinginan mereka itulah yang membuat mereka tidak menyetujui hubungan kalian. Jadi karena kamu mengenal orang tuamu dan juga mengenal pasanganmu, tidak ada salahnya kalau kamu menjadi perantara mereka. Ceritakan kepada orang tuamu seperti apa pasanganmu, jangan melebihkan untuk memberikan kesan yang baik. Ada baiknya kamu mengatakan apa adanya tentang pasanganmu dan apa yang membuat kamu jatuh cinta kepadanya.

2. Setiap Penilaian Punya Alasan, Cari Tahu Apa yang Membuat Orang Tuamu Tidak Merestui

Ketika kamu memutuskan untuk mencintai atau tidak mencintai pasanganmu, pasti ada alasan kuat yang mendasari hal itu. Tentu saja itu juga berlaku untuk orang tuamu, ada alasan yang kuat mengapa mereka menyetujui atau bahkan tidak menyetujuinya. Biasanya ada alasan tertentu selain sebuah insting (terutama dari pihak ibu). Daripada kamu sibuk menyalahkan keadaan, alih-alih membenci orang tuamu lebih baik kamu mencari tahu apa alasannya. Mengapa beliau tidak menyetujui hubungan kalian. Apa yang membuat mereka kurang cocok dengan pasanganmu sehingga menganggap bahwa pasanganmu adalah pasangan yang tidak tepat untukmu.

3. Hubungan itu Tentang Komunikasi, Bangun Komunikasi yang Bagus Kepada Pasangan dan Orang Tuamu.

Jika kamu tetap ingin mempertahankan pasanganmu, jalan yang kamu harus lalui adalah berkomunikasi dengan baik dengan pasanganmu dan orang tuamu. Buatlah pasanganmu nyaman meskipun dia tau bahwa orang tuamu tidak menyetujui hubungan kalian, yakinkan dia bahwa ini semua bisa dilalui dengan baik meskipun butuh waktu yang tidak sebentar. Jangan buat kondisinya semakin buruk, atau jangan jadikan restu orang tuamu sebagai bahan untuk bertengkar. Hal yang sama harus kamu lakukan dengan orang tuamu. Setelah kamu mencari tau penyebab mereka tidak menyetujui hubungan kalian, cobalah berikan pengertian dan alasan yang kuat kepada mereka.

Ungkapkan isi hati yang kamu rasakan tanpa mengabaikan kekhawatiran mereka terhadap dirimu dan pasangan. Ungkapkan bahwa kamu paham jika mereka ingin kamu mendapatkan pasangan yang terbaik, dan pasanganmu saat ini adalah yang terbaik yang kamu yakin akan menjadi pasangan hidup yang hebat karena usahanya yang selalu mencoba membahagiakanmu, yang menerima semua kurangmu, dan tidak menyerah kepada keadaan kalian sesulit apapun itu.

Restu orang tua memang jalan untukmu menggapai suatu kebahagiaan. Namun orang tuamu adalah manusia biasa sama dengan manusia lainnya. Usahakan semampumu untuk meyakinkan mereka, sampai benar-benar tidak bisa lagi diperjuangkan. Tidak ada orang tua yang mau menjuruskan anaknya ke dalam lubang yang salah, tapi mungkin caranya yang tidak menyenangkan menjadikan itu terlihat salah olehmu. Ketika Tuhan menetapkan dia sebagai jodohmu, maka halangan sesulit apapun tetap akan bisa kamu lewati bersamanya dan kamu tetap akan bersamanya dan restu orang tuamu bukan lagi perkara yang sulit.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Ingin Serius Dengan Cowok Kamu? Pastikan Dulu Cowokmu Memiliki Kualitas Satu Ini!

Ingin Serius Dengan Cowok Kamu- Pastikan Dulu Cowokmu Memiliki Kualitas Satu Ini!

Menjalin hubungan yang harmonis memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Seperti layaknya tanaman, cinta pun butuh dirawat agar tidak mati. Apalagi ketika kamu akan memutuskan untuk mulai serius menjalin hubungan, ada beberapa hal yang memang harus dipertimbangkan.

Seperti apa kualitas pasangan kita tentu menjadi pertimbangan utama sebelum melangkah ke arah yang lebih serius. Jangan sampai kamu salah memilih orang. Idealnya hubungan serius membawa pada kebahagiaan, bukan malah membuatmu merasa tidak nyaman.

Perlu kehati-hatian memang dalam hal ini. Namun rasanya memilih berhati-hati diawal akan lebih baik, daripada nantinya kamu salah memilih pasangan yang hanya akan berujung pada rasa sakit hati. Bukankah kamu juga ingin bahagia?

Sebuah hubungan akan berjalan dengan baik bila kedua belah pihak saling setia. Pengkhianatan hanya akan menjadi duri dalam sebuah hubungan. Menciptakan luka yang sukar hilang bekasnya. Pastikan apakah kekasihmu memiliki kesetiaan yang cukup demi keharmonisan hubungan kalian hingga nanti.

Tidak terlalu sulit memang untuk tetap bertahan dengan pasangan saat cinta masih membara.  Namun hidup adalah perjalanan yang tidak selalu mulus.  Akan ada tanjakan dan turunan yang selalu menghadangmu. Begitu pula dengan kehidupan dan cinta. Bukan soal gampang untuk tetap bertahan dengan seseorang yang sedang terpuruk. Sementara diluar sana godaan terpampang jelas.

Seseorang yang tulus mencintaimu akan tetap bertahan didekatmu saat kamu tengah jatuh. Saat semuanya menjauhimu, dengan senang hati dia akan menyediakan pundaknya untuk tempat bersandarmu. Alih-alih bergegas pergi, dia akan menjadi orang pertama yang mengulurkan tangan padamu, bahkan sebelum kamu meminta bantuannya.

Laki-laki dengan kualitas seperti itu pantas untuk kamu pertahankan. Pun kamu tak perlu ragu ketika dia mengajakmu untuk menuju hubungan yang lebih serius Bersamanya tak perlu ada rasa khawatir akan kehilangan dia. Perjalanan kalian telah menunjukkan bahwa di saat kamu terpuruk pun, dia tak lantas pergi jauh dari hidupmu.

Kalau sudah seperti itu berarti kamu telah menemukan sosok pria yang memang mencintaimu dengan tulus. Dia yang mencintai kamu tanpa alasan. Dia yang tetap berada disampingmu saat kamu terpuruk dan nyaris semua orang menjauhimu. Dia tak malu untuk tetap menjadi orang terdekatmu. Bersamanya, kebahagiaan tak lagi sulit untuk direngkuh.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Boleh Sih Jatuh Cinta, Tapi Jangan Terus Seenaknya Melupakan Sahabat Kamu Ya!

Boleh Sih Jatuh Cinta, Tapi Jangan Terus Seenaknya Melupakan Sahabat Kamu Ya!

Jatuh cinta dan kebahagian adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan

Jatuh cinta memang melenakan. Segala perhatian manisnya akan membuat kamu melayang tinggi. Indahnya cinta sanggup membuat jantung berdegub kiat cepat. Hatimu pun terasa sesak oleh senyum dan kebahagiaan. Seolah-olah tak mungkin akan ada air mata kesedihan lagi.

Dengan sungguh dia memastikan kebagaiaanmu

Apalagi saat dia memperlakukanmu bak seorang putri. Memastikanmu tak kekurangan apapun. Bahkan dia tak segan menawarkan pundaknya ketika harimu tengah buruk. Hati perempuan mana yang tak melayang bila mendapat perlakuan seperti itu.

Kamu merasa telah menemukan belahan jiwamu. Rasanya tak butuh orang lain untuk merengkuh bahagia

Kalian merenda hari dengan kegembiraan. Menghabiskan waktu berdua menjadi momen manis yang tentu saja kalian abadikan dalam rentetan foto indah. Ini adalah soal kecocokan jiwa. Tak bisa kamu pungkiri, kamu menemukan itu dalam dirinya. Setelah sekian lama payah mencari.

Harus diakui, kalian memang pasangan ideal. Kalian tak enggan untuk saling memberi

Tak heran bila kamu mau menjaga hubungan ini dengan sepenuh hati. Toh bisa menemukan belahan hati adalah karunia yang harus disyukuri. Kamu pun sama sekali tak keberatan bila harus merelakan waktu istirahatmu demi menemani sang pujaan hati melakoni olahraga kegemarannya.

Kamu kian tak bisa jauh darinya. Tak heran bila duniamu nyaris hanya tentangnya

Sedikit demi sedikit prioritasmu mulai bergeser. Kamu pun harus mengakui bila duniamu menjadi lebih sering berkutat pada kekasihmu. Waktu luangmu nyaris kamu habiskan seluruhnya dengan kekasihmu. Menikmati hari-hari manis yang akan membuatmu kian tak bisa jauh darinya.

Jatuh cinta memang membuat kamu terlena, tapi tak hanya kekasihmu yang butuh perhatianmu

Jatuh cinta adalah perasaan yang luar biasa. Orang yang jatuh cinta akan merasa bahwa dunia hanya milik mereka berdua. begitu pula dengan kamu. Tidak heran bila fokusmu hanya terpusat pada kekasihmu saja. Padahal bukan hanya kekasihmu saja orang yang ada dalam kehidupanmu.

Diam-diam kamu mulai melupakan orang-orang yang dari dulu setia mendampingimu. Sahabat

Tak bisa dipungkiri, perlahan ada orang-orang yang mulai terbaikan. Mereka yang tak terasa nyaris tersingkir dari daftar prioritasmu. Orang-orang yang dulu mengiringi proses kehidapanmu. Sama-sama menjemput kedewasaan, dengan sesekali jatuh dan berurai air mata.

Sahabat  adalah orang yang menyayangimu  tanpa pamrih. Tempat berbagi tawa dan tangis

Sahabat. Dia memang tak banyak meminta ketika kamu tengah sibuk dengan dunia barumu yang terasa lebih indah. Namun, mereka tak lantas lelah menantimu. Berharap kamu bisa meluangkan sedikit waktu untuk mereka. Sekedar duduk makan es krim atau belanja pernak-pernik lucu khas perempuan.

Sahabat akan tetep mendoakan kebahagianmu, meski kamu acuh tak acuh

Ketika kamu tengah sibuk berkutat dengan kekasihmu, ketika waktu untuk sekedar mengobrol dengan sahabatmu tak lagi ada dalam daftar prioritas, diam-diam sahabatmu tetap mendoakan kebahagianmu. Lalu kenapa ketika kamu sedang terbius cinta, kamu malah tak acuh pada sahabatmu?

Akhirnya, setiap orang berhak jatuh cinta begitu dalam. Namun sahabat adalah orang yang lebih dulu setia menemani perjalanan hidupmu

Luangkan waktu untuk sahabatmu. Temui mereka dan berbicaralah dari hati ke hati. Tunjukkan kalau kamu juga menyayanginya. Kamu boleh saja jatuh cinta begitu dalam, tapi sahabat adalah orang yang yang lebih dulu setia menemani proses jatuh bangun dalam hidupmu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top