Love & Sex

7 Alasan Kenapa Menikah Diatas Usia 27 Adalah Tindakan Yang Tepat

usiamenikah

Memutuskan untuk menikah memang tidak mudah. Banyak pertimbangan yang memang harus dipikirkan matang-matang. Kamu yang berada di usia 20-an pasti kerap mendapat undangan pernikahan dari teman-temanmu. Sesekali muncul pertanyaan dalam hatimu, kapan giliran untuk menikah akan tiba.

Tidak perlu terburu-buru untuk menikah. Pastikan kamu menikah pada waktu yang tepat dan tentu saja dengan orang yang mampu mencukupkanmu. Jangan sampai kamu terjebak dalam hubungan yang salah seumur hidup hanya karena kamu salah pilih orang. Bukanlah lebih baik terlambat menikah tapi pada akhirnya kamu bisa hidup bahagia dengan pasangan kamu kelak? Tidak heran bila perempuan modern memiliki kecenderungan untuk lebih lama melajang. 7 pertimbangan di bawah ini akan menjadi jawaban kenapa perempuan dewasa masa kini belum juga menikah.

Merasa belum menemukan orang yang tepat. Seseorang yang mampu membuat kamu merasa berhenti mencari.

Pernikahan bisa membawa kamu pada kebahagiaan bila kamu menikah dengan oran yang tepat. Orang yang mengerti kamu seutuhnya dan dia juga tak segan mencukupkanmu. Lebih baik terlambat menikah, tapi pada akhirnya kamu bisa hidup bersama dengan Mr. Right kamu. Bersabarlah dan tetap berjuang. Buah kesabaran itu manis.

Ingin mempunyai karier yang cemerlang? Wanita juga berhak loh punya karier bagus! Fokus dan kejar impianmu!

Pencapain karier akan membuat wanita bangga pada dirinya sendiri. Karier yang bagus bukan hanya soal materi, ini juga tentang pembuktian kemampuan diri sendiri. Karier cemerlang akan membawamu pada relasi yang luas, selain itu kemampuan dirimu pun akan terus berkembang.

Mandiri secara finansial akan membuat kehidupan seorang wanita lebih nyaman. Kelak pasanganmu pun tak akan begitu terbebani oleh kebutuhan pribadimu.

Menjadi wanita mandiri tentu tidak akan mengurani kecantikanmu. Bahkan sosok wanita mandiri biasanya akan lebih dihargai oleh pasangannya. Sudah bukan saatnya lagi mengantungkan diri pada pasangan. Jadilah wanita mandiri, buatlah keluarga dan pasanganmu bangga. Tidak harus menjadi karyawan, kamu bisa pun bisa merintis usaha.

Tengah berproses untuk menuju kedewasaan. Kamu belum merasa siap untuk menjalani komitmen pernikahan.

Usia 27 adalah fase dimana wanita telah merasa dewasa. Pada usia itu sebenarnya seorang wanita telah merasa siap untuk menjalani pasang surut kehidupan pernikahan. Mereka yang telah berusia 27 tahun telah memiliki pola komunikasi yang matang dengan pasangan. Tidak heran bila wanita masa kini belum menikah sebelum usia 27, karena sebelum usia tersebut kedewasaan belum terbentuk maksimal.

Masih ingin membahagiakan orang tua. Memberikan yang terbaik untuk mereka selagi kamu belum menjadi milik orang lain

Berbuat baik pada orang tua memang seperti tak ada puasnya. Kamu ingin selalu membahagiakan orang yang telah bersusah payah membesarkanmu dan membuatmu bisa menjadi sekarang. Selagi kamu belum menikah, kamu ingin semaksimal mungkin membahagiakan mereka.

Kamu masih ingin melakukan hal yang kamu suka dan bersenang-senang dengan sahabat-sahabatmu

Kamu yang saat ini telah mandiri tentu memiliki  kebebasan secara finansial untuk bersenang-senang dengan sahabatmu.  Kamu leluasa membeli barang-barang yang kamu inginkan, bahkan mimpi travelling ke tempat idaman bersama sahabat-sahabatmu bisa menjadi kenyataan.  Hal ini tentu akan menjadi sedikit berbeda bila kamu telah menikah, ada keluarga yang harus menjadi prioritas kamu.

Ada luka masa lalu yang belum sepenuhnya sembuh. Kamu masih berjuang untuk meredam perihnya.

Tak mudah memang berdamai dengan kegagalan cinta di masa lalu. Apalagi saat kamu telah begitu mencintainya dengan begitu dalam. Hanya butuh waktu untuk bangkit dan mulai mengenal cinta yang baru. Perluas pergaulanmu, percayalah tak lama lagi kamu akan bertemu dengan dia yang sanggup membuatmu jauh hati lagi. Setelah itu, kalian akan menjadi suami istri yang harmonis.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Warna Favoritmu Apa? Itu Bisa Jadi Penentu Karaktermu!

Semua orang pasti punya warna favorit. Meskipun kamu bilang “tak punya warna kesukaan” secara tak sadar pasti ada preferensi khusus ketika memilih warna. Coba tengok isi lemari pakaianmu, pasti kamu bisa segera menemukan jumlah warna yang lebih banyak dibanding lainnya.

Dari penelitian, secara statistik warna biru adalah yang paling banyak difavoritkan oleh orang. Termasuk juga warna yang paling banyak dipilih mayoritas laki-laki. Sementara perempuan paling banyak memilih warna hitam. Sementara warna yang paling sedikit difavoritkan adalah warna kuning. Hanya 5 persen orang yang memilih warna ini sebagai kesukaan. Itu pun semakin menua, mereka yang tadinya memilih kuning akan beralih ke warna orange.

Dalam cabang ilmu psikologi, warna ini tak cuma dianggap angin lalu. Ada cabang keilmuan psikologi khusus yang mempelajari hal ini. Disebut pemilihan warna dipengaruhi oleh karakter. Lantas apa kata ilmu tersebut mengenai warna pilihanmu?

Biru Itu Tenang Dan Senang Keteraturan

gaun biru

Biru itu serupa warna lautan. Seringnya di asosiasikan dengan ketenangan. Mereka yang memfavoritkan warna biru biasanya gemar mencari kedamaian dan keteraturan dimanapun dia berada. Biasanya penyuka warna biru mudah bergaul dan sangat bisa diandalkan.

Merah Itu Senang Menjadi Pusat Perhatian Dan Ingin Terlihat Menarik

gaun merah

Meski belum ditemukan sebabnya, namun sejumlah studi menyebut bahwa warna merah cenderung lebih menarik perhatian dibandingkan warna yang lain. Beberapa menyebut hal ini berkaitan dengan insting dasar biologis tubuh yang cenderung memanas dan memerah jika merasa tertarik.

Meski tanpa sengaja, orang yang menyukai warna merah umumnya berasal dari kesadaran ini. Mereka merasa lebih diperhatikan jika menggunakan warna merah. Keinginan untuk selalu mendapat perhatian inilah yang kemudian mendorong seseorang menyukai warna merah.

Hijau Itu Sangat Memperhatikan Keuangan, Keamanan Dan Kesejahteraan

celana hijau

Hijau memang sering dikaitkan dengan alam dan lingkungan. Namun menurut psikologi warna,mereka yang memilih hijau umumnya adalah orang-orang yang mengutamakan kestaabilan keuangannya, sangat ingin mendapatkan rasa aman dan mengutamakan kesejahteraan.

Orange Itu Pembawaannya Santai Dan Mudah Bersahabat

sepatu orange

Merka yang gemar warna oranye atau orange umumnya juga gemar menjadi pusat perhatian. Cenderung bersifat flamboyan, punya banyak teman dan tak senang sesuatu yang serius. Konon katanya penyuka warna oranye ini cenderung menunda pernikahan loh!

Abu-Abu Itu Senang Kebebasan Dan Sulit Berkomitmen

jaket abu-abu

Warna ini berada diantara hitam dan abu-abu. Seperti warnanya yang “tak jelas”, karakter penyukanya juga tak terlalu senang komitmen. Menurut psikologi warna, penggemar warna ini hanya punya sedikit emosi, mudah bosan dan tak mau terikat.

Mereka tak punya sesuatu yang benar-benar disukai atau sesuatu yang benar-benar dibenci. Semua biasa saja untuk mereka. Hidupnya yang bebas dan tak mau terikat biasanya justru membuat penasaran banyak orang.

Merah Muda Itu Sedikit Naif Dan Apa Adanya

gaun pink

Penyuka merah muda itu bisa diibaratkan mereka yang selalu dalam kondisi anak-anak. Tak punya banyak kecurigaan, polos dan tidak punya perasaan negatif kepada orang lain. Sayangnya penyuka pink ini sering dimanfaatkan oleh orang lain.

Hitam Itu Moody, Tak Mau Ribet Namun Inginnya Yang Berkelas

baju hitam

Para penyuka hitam ini tidak mau berhadapan dengan segala keribetan. Mereka selalu ingin hal-hal yang berkualitas dan berkelas. Ujungnya karakternya cenderung moody alias mudah berubah-ubah jika menemui hal yang kurang disukainya.

Putih Itu Menganggap Dirinya Polos

pakaian putih

Putih itu sering dikaitkan dengan suci dan kepolosan. Namun sesungguhnya penyuka warna putih itu tak begitu polos-polos amat. Namun mereka ingin meyakinkan orang lain bahwa diri mereka polos. Sementara sebetulnya mereka sama sekali tidak polos dan cenderung “pintar”.

Kuning Itu Idealis Dan Perfeksionis

baju kuning

Penyuka warna kuning itu cenderung idealis dan bahkan perfeksionis. Mereka juga punya optimisme yang di atas rata-rata. Sayangnya keinginan untuk segala sesuatu itu selalu sempurna mendorong orang dengan karakter ini jadi mudah cemburu dan iri.

Jadi Pilihan Warnamu Apa? Coba Sesuaikan Dengan Kendaraanmu!

suzuki adress

Guna memperkuat karaktermu tentunya pas kalau kendaraan sehari-hari yang digunakan warnanya sesuai dengan yang kamu favoritkan. Seolah menjawab tantangan ini, Suzuki mengeluarkan Suzuki Addres Playful.

Motor model baru tersebut merupakan pilihan tambahan dari Suzuki Address FI yang telah eksis sebelumnya.Namun kini dilengkapi dengan 10 pilihan warna aksesoris panel bodi menarik dan penuh gaya yang dapat disesuaikan dengan karakter kamu.

Yup, kamu tak salah baca memang ada 10 pilihan warna. Motor yang dilepas seharga 15,2 juta ini punya warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver.

Selain warnanya yang menarik motor ini cocok untuk penggunaan harian karena dimensi bodinya yang mungil dengan dimensi pas dan seimbang. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dan ramping hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Skutik ini juga nyaman karena didukung suspensi depan dan belakang yang tangguh. Untuk bagian depan menggunakan suspensi tipe Telescopic Coil Spring Oil Damped. Sedangkan untuk belakang Suzuki Address Playful menggunakan suspensi tipe Swingarm Coil Spring Oil Damped.

Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 yang cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Jadi kamu pilih yang mana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top